Perkuat Kesadaran Pengendara, Satlantas Polres Bangkalan Gelar Edukasi Keselamatan Lalu Lintas dalam Ops Zebra Semeru 2025
Bangkalan – Satlantas Polres Bangkalan kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas melalui kegiatan edukasi publik yang diselenggarakan pada Rabu (19/11/2025) pagi.
Kegiatan dimulai pukul 06.30 WIB di kawasan Simpang 4 Cokro Bangkalan, salah satu titik dengan arus kendaraan cukup padat saat jam berangkat kerja dan sekolah.
Kegiatan ini melibatkan Kanit Turjawali, Kanit Kamsel, personel Satlantas yang terlibat dalam operasi lapangan, serta dua Duta Lalu Lintas Polres Bangkalan yang turut serta membagikan brosur dan memberikan edukasi langsung kepada para pengendara.
Sejak pagi, para personel tampak sudah berada di lokasi, memastikan kelancaran arus lalu lintas sekaligus melakukan pendekatan humanis kepada masyarakat.
Personel Satlantas tetap menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, para pengendara roda dua dan roda empat yang melintas disapa dengan sopan dan diberikan brosur berisi pesan keselamatan, meliputi pentingnya penggunaan helm standar SNI, tidak melanggar marka jalan, serta menghindari penggunaan ponsel selama berkendara.
Duta Lalu Lintas yang turut hadir menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi pengendara muda.
Mereka membagikan brosur sambil menyampaikan pesan edukatif mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas sebagai bagian dari budaya keselamatan yang harus ditanamkan sejak dini.
Para anggota juga memberikan himbauan langsung kepada pengendara yang tampak abai terhadap kelengkapan keselamatan, namun dengan cara yang tetap ramah dan edukatif.
Dalam sosialisasi tersebut, petugas menjelaskan delapan prioritas sasaran operasi, Zebra Semeru 2025 yaitu:
1. Pengendara R2 tidak memakai helm SNI dan pengemudi mobil tanpa sabuk keselamatan.
2. Penggunaan ponsel saat berkendara.
3. Melawan arus.
4. Pengendara di bawah umur.
5. Berkendara melebihi batas kecepatan.
6. Mengemudi dalam pengaruh alkohol atau kendaraan tidak laik jalan.
7. Pelanggaran over dimension dan over load (ODOL).
8. Berboncengan lebih dari satu orang
Kasat Lantas Polres Bangkalan AKP I Gusti Bagus Krisna memberikan pernyataan bahwa kegiatan seperti ini adalah bagian dari strategi preventif kepolisian dalam menekan angka kecelakaan sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya patuh karena takut ditilang, tetapi karena sadar bahwa setiap tindakan di jalan raya menyangkut keselamatan diri sendiri, keluarga di rumah, dan pengguna jalan lainnya. Edukasi pagi ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya tertib yang berkelanjutan,” ujarnya.
Dirinya juga memberikan himbauan khusus kepada masyarakat untuk selalu memastikan kelengkapan berkendara, mematuhi batas kecepatan, tidak menerobos lampu merah, sebagaimana 8 target operasi.
"Ingat, kecelakaan diawali dari pelanggaran. Maka hindari pelanggaran sekecil apa pun. Lindungi diri Anda, keluarga, dan sesama pengguna jalan.”
Pengendara menunjukkan respons positif dan banyak yang mengapresiasi kegiatan edukasi yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sebagai penutup, AKP I Gusti Bagus menegaskan bahwa Satlantas Polres Bangkalan akan terus melaksanakan kegiatan edukasi serupa di titik-titik rawan pelanggaran dan kecelakaan.
"Kegiatan ini diharapkan bukan hanya menjadi rutinitas, tetapi menjadi langkah nyata untuk mewujudkan Bangkalan yang lebih aman, tertib, dan berbudaya keselamatan tinggi."
Dengan upaya yang konsisten, partisipasi dari generasi muda seperti Duta Lalu Lintas, serta dukungan penuh masyarakat, Polres Bangkalan optimis bahwa keselamatan berlalu lintas dapat semakin meningkat dari waktu ke waktu.
(Din)

Komentar
Posting Komentar